keadaan satelit bumi

Apa itu Satelit?

September 16th, 2010 | Add a Comment

Kita setiap hari merasakan melihat televisi sebegitu indahnya, karena seluruh belahan dunia dapat kita lihat pada sebuah benda didepan kita yang ditampilkan disebuah benda kaca.

Tak berbeda dengan radio, handphone dan internet, kita merasakan semua teknologi ini pasti ada berbagai perantaranya. Meskipun yang berperan penting dalam perantara ini adalah manusia.

Namun, ada sebuah benda yang sangat penting yang letaknya diluar angkasa yang gunanya sebagai repeater yaitu penguat signal dan memancarkan berbagai informasi keseluruh belahan dunia, tanpa terkecuali indonesia.

Untuk mengetahui tentang satelit lebih jelasnya baca saja keterangan dibawah ini😀 :

Satelit adalah suatu benda yang mengitari (mengelilingi) benda lain (planet). Bulan adalah satelit alami planet bumi. Pada umumnya, yang dimaksud dengan satelit adalah sebuah objek di ruang angkasa buatan manusia yang beredar mengelilingi bumi (pada garis orbitnya).

Berikut bentuk-bentuk satelit manusia yang berbeda-benda menurut kegunaannya:

* Satelit Astronomi : Digunakan untuk mengkaji (mempelajari) seluk beluk planet, bintang dan objek – objek yang lainnya.
* Satelit Cuaca : Digunakan untuk mencatat dan mengirimkan maklumat (data) tentang keadaan cuaca dan iklim bumi.
* Satelit Kecil : Satelit mini ini beratnya bisa mencapai (500 – 200 kg), sedangkan satelit mikro beratnya (10 – 200 kg) dan satelit nano (dibawah 10) biasanya satelit ini digunakan untuk penelitian penjajakan (explorasi luar angkasa) sebelum manusia diterjunkan untuk survei langsung.
* Satelit Komunikasi : Digunakan untuk tujuan telekomunikasi, siaran radio dan televisi yang menggunakan gelombang mikro.
* Satelit Militer : Merupakan satelit komunikasi pantau bumi atau satelit komunikasi yang digunakan oleh pihak militer.
* Satelit Pandu Arah : Satelit ini digunakan untuk navigasi dan pembuatan peta. Isyarat masa radio memunngkinkan pengguna mengetahui kedudukan mereka dengan tepat melalui radio.
* Satelit Pantau Bumi : Digunakan untuk memantau permukaan bumi melalui orbit untuk mengetahui kondisi cuaca atau pembuatan peta.
* Stasiun Angkasa : Merupakan satu “bangunan” yang memungkinkan manusia dapat hidup diluar angkasa. Dan stasiun ini diranvang khusus, sehingga dapat ditempati enam bulan hingga beberapa tahun.

Sebenarnya ada ratusan satelit yang telah dibuat oleh manusia yang mengitari bumi. Awal mulanya satelit buatan ini diluncurkan dengan roket. Sekarang lebih mudahnya dibawa ke ruang angkasa dengan pesawat ulak alik.

Satelit-satelit itu telah dilengkapi dengan berbagai peralatan yang mendukungnya, diantaranya yaitu ; komputer, pemancar radio, kamera dan sensor-sensor yang lain. Satelit perlu mendinginkan beberapa komponen dan memanaskan bagian-bagian komponen lainnya. Stasiun luang angkasa memerlukan tenaga besar yang menunjang kehidupan satelit itu sendiri.

Pesawat ruang angkasa yang berada lama di ruang angkasa harus memiliki sistem penunjang hidup (listrik) dan energi itu didapatkan dari matahari. Pesawat atau pun satelit ruang angkasa mendapatkan energi matahari dengan panel surya yang bisa dipasang pada sayap maupun tubuh satelit. Setiap panel tersusun akan sel-sel kecil dan bila terkena cahaya matahari, sel – sel tersebut akan mengeluarkan energi listrik.

Panel surya (solar cell) berkerja saat menghadap ke cahaya matahari, dan perlu di ingat satelit memiliki sensor pencari cahaya matahari lebih mudahnya bisa disebut sensor panas. Sensor ini menggerakkan motor yang digunakan menggerakkan panel surya ke arah matahari.

Satelit tidak selalu terkena cahaya matahari langsung. Kadang juga satelit memasuki bayangan bumi. Nah, saat tidak menerima cahaya, satelir menggunakan baterai yang berfungsi sebagai energi penyokong hidupnya agar sistemnya tetap berjalan sebagaimana mestinya. Dan kemudian baterai kembali di isi ulang dengan energi listrik saat satelit terkena cahaya matahari.

Panel surya terlalu besar dibentangkan saat diluncurkan, maka dari itu panel surya (solar cell) itu dilipat dan dibuka saat mencapai orbit dan mulai bekerja. Satelit tidak akan bisa berkerja dengan baik jika panel surya tidak berkerja.

Beberapa dari sebagian panel surya digunakan untuk memotret bumi, membuat peta yang menampilakan polusi, gempa bumi dan tempat yang mengandung mineral-mineral langka. Tidak lupa bahwa satelit buatan juga bisa menemukan orang hilang dan binatang langka.
Incoming search terms for the article:

Satelit-satelit planet, asal usul satelit, cara kerja satelit komunikasi, cara kerja satelit luar angkasa, satelit adalah, apa itu satelit planet, kegunaan satelit buatan, prinsip kerja satelit bumi, pengertian dari satelit buatan bumi, manfaat satelit, satelit adalah ?, satelit alami, satelit dan kegunaan, satelit dan kegunaannya, satelit militer, Satelit pantau bumi, satelit yang mengitari bumi, satelit-satelit planet bumi, tentang satelit-satelit planet, komponen yang di gunakan pada satelit dan televisi, keterangan satelit bumi, kenapa satelit planet berbeda, Apa guna dari satelit alam, apa itu satelit, apa itu satelit bumi, apa itu satelit dan kegunaan satelit, Apa yang dimaksud dengan satelit ?, apa yang dimaksud dengan satelit komunikasi, apakah kegunaan satelit buatan manusia dan satelit apa yang ada di indonesia, apakah yang dimaksud dengan satelit, asal mula nya satelit, bagaimana cara kerja satelit komunikasi?, cara kerja sistem satelit militer, cara melihat bumi dari satelit, keadaan satelit bumi, 10 satelit dan gunanya, yang dimaksud dengan satelit

Tentang mawarelprida

im a student,i'm single now so let joint with me
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s